oleh

Kata-kata Terakhir sang Pilot yang membawa Bos Leicester City

Kata-kata Terakhir sang Pilot yang membawa Bos Leicester City

Berita Bola | Kangbola.com – Saat ini klub sepakbola dari ajang Premier League Inggris, Leicester City, tengah dilanda awan hitam. Lantaran terjadi kecelakaan helikopter tunggal yang menewaskan semua orang yang ada di
dalamnya. Kata-kata Terakhir sang Pilot yang membawa Bos Leicester City

Kata-kata Terakhir sang Pilot yang membawa Bos Leicester City

Korban itu adalah pemilik Leicester City, Vichai Srivaddhanaprabha, serta dua orang tangan
kanannya, Nursara Suknamai serta Kaveporn Punpare, dan pilot serta co-pilot Eric Swaffer serta
Izabela Roza Lechowiczsay yang meninggal sebab helikopter itu terbakar selesai menghajar
tanah.

Dalam insiden nahas itu, Eric dipandang jadi pahlawan setelah berupaya ‘menjatuhkan’ pesawat
dalam tempat yang sepi untuk hindari keramaian kota.

Menurut rekanan pilot serta co-pilot, Lucie Morris-Marr, dia mengutarakan kalimat terakhir
yang dikatakan oleh Eric sebelum tragedi itu berlangsung.

Menurut dia, Eric merasa senang bekerja untuk Vichai dan Izbela sebagai kekasih dan co-
pilotnya, seperti yang dikutip dari portal berita olah-raga, Sun Sports.

“Ketika saya terakhir dengar dari ia, ia menjelaskan ia begitu suka terbang keliling dunia
untuk klien pribadi serta bersama dengan Izabela. Ia berkata: ‘jujur, Ini seperti berlibur
permanen!’,” tutur Lucie.

“Amat sedikit orang yang bisa kerja sekaligus juga melancong dengan kekasih , sehingga akan
ada kenyamanan untuk beberapa orang yang mengetahui mereka (pilot dan co-pilot) jika mereka
melakukan kehidupan yang menakjubkan dan bahagia,” lebih Lucie.

“Betul-betul ironis, mereka sudah pergi. Saya tidak terperanjat untuk membaca laporan awal
jika Eric mungkin sudah mengarahkan helikopter menjauh dari keramaian serta mobil. Ia akan
melakukan semuanya dalam kekuasaannya untuk selamatkan nyawa,” paparnya.

Sebatas info, helikopter punya Leicester City itu lepas landas seputar jam 20.45 waktu
setempat serta menghajar tanah lalu meledak beberapa saat kemudian. Peristiwa itu terjadi
sekitar 200 meter jauhnya dari King Power Stadium. Sekarang pihak kepolisian masih tetap terus
menyelidiki kecelakaan ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *