oleh

Fokus Publik Bukan Pada Kemenangan Liverpool Melainkan Kemarahan Sadio Mane Kepada Salah

Liverpool menang telak 3-0 atas Burnley dalam laga lanjutan pekan keempat Liga Inggris 2019-2020 yang berlangsung di Turf Moor, Sabtu 31 Agustus 2019, malam WIB. Akan tetapi, fokus publik bukan pada kemenangan itu melainkan kemarahan Sadio Mane saat digantikan Divock Origi pada menit 85.

Mane tidak masalah ditarik keluar tetapi ia marah karena aksi egois Mohamed Salah beberapa menit sebelumnya . Pada akhir laga, Klopp pun menegaskan bahwa semuanya baik-baik saja setelah dibicarakan. Juru taktik berpaspor Jerman itu menilai wajar kemarahan Mane karena ia merupakan manusia biasa.

Sebelum ditarik keluar, Mane seharusnya bisa mencetak gol keduanya di pertandingan itu andaikan Salah mengoper bola. Salah yang menggiring bola dari sayap kanan justru memaksakan diri untuk menembus pertahanan Burnley yang sudah dipenuhi banyak pemain sehingga gol pun urung tercipta.

Apabila Salah mengoper bolanya ke Mane maka kemungkinan besar Liverpool akan menang lebih dari tiga gol karena saat itu pemain berpaspor Senegal itu tak dijaga siapa pun. Mane yang tak beberapa lama kemudian ditarik keluar Klopp pun melampiaskan kekesalannya dengan marah-marah saat berjalan ke bangku cadangan. Joe Gomez dan James Milner bahkan harus bekerja sama untuk menenangkan Mane yang hingga duduk masih terlihat kesal.

Kondisi itu membuat publik mengira bahwa hubungan Mane dan Salah akan memanas seusai pertandingan kontra Burnley. Akan tetapi, Klopp memastikan bahwa hubungan dua juru gedor utama Liverpool itu akan baik-baik saja.

 

“Sadio Mane adalah pria yang emosional. Kami semua adalah manusia biasa. Sesuatu berjalan tidak seperti yang dia inginkan, itu bukan masalah pergantian pemain. Dia (Mane) kesal tapi itu saja. Itu sudah jelas. Anda tidak bisa menyembunyikan emosinya, saya suka itu, tetapi harus diurutkan. Kami membicarakannya, semuanya baik-baik saja,” ujar Klopp, seperti yang dikutip dari Independent, Minggu (1/9/2019).

 

“Kami adalah manusia, kami emosional. Itu adalah situasi dalam sebuah pertandingan, apa lagi yang bisa terjadi? Itu bukan panggilan telepon. Itu adalah situasi di dalam permainan yang tidak dia sukai tetapi itu tidak masalah. Apakah dia akan melakukannya dengan cara yang sama lagi? Mungkin tidak, tetapi itu bisa juga terjadi. Dia tidak mengatakan kata-kata yang salah, itu hanya terlihat sedikit berbeda dengan penampilannya yang biasa,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *